Data Recovery SSD

SSD drive tidak sperti harddisk konvensional yang ada dipasaran. SSD mengunakan komponen elektronik memory yang sering disebut NAND memory. Banyak orang menanggap bahwa memory flash akan jauh lebih tahan dibandingkan harddisk konvensional dikarenakan tidka ada komponen yang bergerak seperti harddisk yang mengunakan piringan.

Ada faktor design dan manufaktur SSD  juga akan  mempengaruhi kinerja ssd dan ketahanannya. Terlebih adalah faktor wearing level (tingkat pemakaian) pada NAND memory cell. Rata-rata wearing level NAND memory pada kisaran 100.000 kali penulisan dalam memory. Sehingga manufaktor membuat system controller untuk mempertahankan ketahanan memory tidak menulis sesering mungkin dan bersifat dinamis.

Ada beberapa faktor yang akan menpengaruhi SSD anda mengalami masalah sehingga data anda hilang :

  1. Kerusakan fisik / komponen elektronik SSD. Seperti: kebakar, kelebihan arus listrik, konektor patah.
  2. Bad sector. Seperti media penyimpanan lainnya seperti harddisk SSD juga bisa mengalami defect bad sector sehingga SSD akan mengalami gangguan untuk berfungis secara normal.
  3. Memory wearing level / tingkat pemakaian yang terlalu sering. NAND memory memiliki masa usia disetiap cell memory yang dibuat oleh manufaktur. Jika sudah memiliki masa waktu yang sudah mencapai limit maka memory cell akan rusak.
  4. File korup atau ketidak sengajaan meformat/ menginstall / menghapus. Kejadian ini adalah kasus human error yang akan menghilangkan data anda di SSD anda.
  5. Kebakaran/ kebanjiran. Kejadian ini adalah bencana yang tidak bisa terduga. Jika SSD kena kebanjiran / kebakaran maka akan mengalami kerusakan yang serius.

Teknologi SSD / Solid state drive sekarang masih tahap perkembangan sehingga banyak SSD yang akan mengalami masalah. Ketika anda tidak bisa membaca data dari SSD drive anda / SSD tidak detect maka anda harus mencari Perusahaan Jasa data recovery untuk meyelamatkan data anda. Tempat jasa recovery data lebih mengerti tentang permasalahan SSD yang anda alami.

GURUHDD Profesional jasa recovery data telah memiliki layanan jasa data recovery SSD sejak 2005. Kami memiliki kemampuan untuk merecovery data SSD untuk semua tipe interface seperti : SATA, mSATA, M.2, PCIe, Mac SSD.

Proses data Recovery SSD GURUHDD jasa data recovery adalah yang mengevaluasi SSD anda untuk mengetahui kerusakan SSDnya, sesudah itu kami akan memberikan penawaran harga untuk jasa recovery data SSD yang dimana harga yang akan diukur dari tingkat kerusakannya :

  1. Level 1. Kasus in adalah SSD yang bermasalah pada tingkat logical data. Seperti kasus terformat, terinstall atau masalah kerusakan komponen elektronik
  2. Level 2. Kasus ini adalah SSD yang bermasalah pada sisi controller fail. Controller sudah tidak berfungsi lagi untuk mengatur NAND memory sehingga SSD anda tidka terdetek si oleh computer.
  3. Level 3. Kasus ini adalah SSD yang bermasalah pada kasus berat. Kebanyakan kasus ini adalah controller dan NAND memory mengalami kerusakan fisik. Pada kasus ini beberapa harus kita melakukan Chip-off data recovery.

Apa yang harus Dilakukan Ketika SSD anda tidak terdeteksi?

Ketika SSD anda mengalami masalah kehilangan data, salah satu saran tindakan dari kami adalah jangan menyalakan SSD anda. Biarkan SSD anda dalam keadaan mati. Ini untuk menjaga supaya kondisi kerusakan SSD masih original state.  Beberapa SSD controller jika menemukan masalah pada komponen fisik SSD akan melakukan self repair yang berakibat data didalam akan terjadi overwriteing / penimpaan data. Jika sudah terjadi maka akan membuat peluang data recovery menjadi rendah.

Jangan mengunakan software data recovery untuk merecovery data anda. Karena beberapa program akan mengaktifkan fungsi writing kedalam memory SSD anda.

Kami bisa membantu anda untuk mengecek masalah SSD anda. Jika anda mengalami kerusakan pada SSD anda bisa hubungi kami. Kami akan memberikan solusi untuk masalah SSD anda.

Punya pertanyaan seputar Jasa Data recovery

Silahkan hubungi kami dan dapatkan penawaran terbaik hanya untuk anda!